Syair sang Khalifah ....
Semua
manusia terutama insan lelaki adalah khalifah. Justeru tanggungjawab seorang
suami kepada anak isterinya adalah tangungjawab Khalifah yg sangat lah besar.
Sudahka kita laksanakan tanggungjawab itu dengan sehabis daya?
Khalifah,
Pernahkah
kamu tanya bertanya sendiri kepada dirimu….,
Siapakah
Tuhanku ?
Siapakah
nabiku ?
Siapakah
nabi yang daku ikut ?
Berapa
ramaikah manusia yang telah daku permudahkan untuk mengenal Tuhanku ( The True
God ) ?
Berapa
ramaikah manusia yang telahku bawa, untuk mengenal Agama yang suci, lurus lagi
diredhoi Tuhanku ?
Berapa
ramaikah manusia yang telah menerima Islam dari usaha tanganku sebagai khalifah
?
Berapa
ramaikah manusia yang telah keluar dari agama Islam kerana aku tidak kisah bahwa
aku telah menyusahkan agama ?
Berapa
ramaikah manusia yang telah daku selamatkan dari ancaman api neraka ?
Khalifah,
- Adakah kamu memerintah dengan Siddiq (
benar ) ?
- Adakah kamu perintah dengan Amanah ( dapat
dipercaya kerana jujur & tidak menipu ) ?
- Adakah kamu perintah dengan Tabligh ( menyampaikan
agama Allah yang lurus ) ?
- Adakah kamu perintah dengan Fathonah (
Bijaksana → membuat keputusan dengan berjemaah dengan mereka yang
benar benar ahli dalam nya ) ?
Khalifah,
Adakah
kamu perintah dengan berhemah atau dengan mengikut hawa nafsu ? Adakah pengikut
bawahanmu masih bermasalah resah gelisah ? Apakah kamu sudah berdakwah ?
Sebagai menyeru kepada Islam yang Indah ?
Khalifah,
Berdiri
megah engkau di sana singgah, adakah hasil bawahanmu yang berpenat lelah ?
Pernahkah engkau berterima kasih ? Pernahkah engkau bermohon maaf kepada
Tuhanmu ? Atau engkau memilih untuk bermegah megah ?
Khalifah,
Awas,
jika berdirimu di puncak kuasa, apakah dari hasil air mata darah penat lelah dari
orang orang bawah? Makanmu berkawah, Tapi pengikutmu... mereka difitnah, mereka
dijajah, mereka gelisah, mereka gundah, mereka meratap susah, manakala engkau
di puncak kuasa, engkau buat tak endah... Adakah air mata darah telah
tertumpah? Mencurah ke atas bumi, menjadi
basah akibat air mata darah .... Maka, jauhi olehmu air mata darah, Yang mungkin
melimpah, tertumpah membasahi tanah. Di alam barzah, kamukan mendapat susah.
Khalifah,
Sadarlah
olehmu, jika perbuatanmu salah... Jalan yang salah jangan diharung jangan
diredah. Anak buahmu, meratap susah gelisah. Kerna suasana mereka dalam amat
payah,
Khalifah,
Jangan
gusar & jangan gundah. Mengharung onak ranjau menerjah. Quran panduan mu
wahai khalifah. Tinggikan iman taqwa, dari semua arah.
Khalifah,
Ujudmu
sebenarnya menjadi rahmah bagi sekalian alam. Justeru, jauhilah olehmu akhlak
Mazmumah. Maka, dekati dan tegakkanlah olehmu akhlak Mahmudah. Berdakwahlah
kamu sebagai sebenarnya khalifah....
Khalifah,
Berhentilah
kamu dari menyusah; menyanggah hina orang orang lain yang berpangkat rendah.
Semua urusan hendaklah kamu permudah, Keluarkanlah apa apa perintah; dengan
bersopan dan penuh hemah. Itulah tuntutan Rasul dan redho Tuhanmu Allah.
Khalifah,
Selalulah
kamu berminta maaf, berhina dirilah kamu kepada Allah. Bukan kamu minta dirimu
disanjung tinggi atau diangkat hormat, dimegah. Jauh sekali jika kamu mau semua
manusia lain habis kamu perintah jajah.
Khalifah,
Sadarlah
olehmu, walaupun kamu berlindung dalam benteng yang tinggi, bahwa ajalmu bakal
menerjah, tak dapat kamu tangguh, tak dapat kamu sanggah. Justeru, sebelum
nyawa dan badan berpisah, insaflah wahai khalifah... Sebelum illiyin dan sijjin
datang dipersembah, Kaki kulit dan tangan dipandaikan berkata kata dari semua
arah. Neraca sukatan timbangan didatangkan di hadapan wajah...
Hijrahlah,
Berfikirlah,
Berubahlah,
Berlaku
luruslah,
Bertaqwalah,
Maafkanlah.
https://myislam.org/quran-transliteration/
Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang
terkutuk.
11:23 Sesungguhnya orang orang yang
beriman dan beramal salih dan tenteram hati mereka terhadap Tuhannya, mereka
itu penghuni syurga serta kekal di dalamnya.
25:64
Dan orang orang yang pada malam hari bersujud dan sembahyang pada Tuhannya.
32:16
Rusuk (lambung) mereka terjauh dari tempat berbaring (kurang tidur malam hari),
sedang mereka memohon kepada Tuhannya dengan ketakutan dan harapan, dan mereka
menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepadanya.
39:9 Adakah orang yang taat (patuh mengikut Allah) pada
waktu malam, seraya sujud dan berdiri, lagi takut akan (siksa) akhirat, serta
mengharapkan rahmat Tuhannya ( sama dengan orang yang durhaka)? Katakanlah;
Adakah sama orang orang yang berilmu pengetahuan dengan orang orang yang tidak
berilmu pengetahuan? (Tentu tidak). Hanya yang menerima peringatan ialah orang
orang yang berakal.
39:22
Adakah orang yang dilapangkan Allah dadanya untuk Islam, sehingga ia mendapat
cahaya dari Tuhannya, (sama dengan orang yang keras hatinya?) Maka celakalah
bagi orang yang keras hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan
yang nyata.
https://myislam.org/quran-transliteration/
Maha Benar Allah yang Maha Agung
Terjemahan Hadis Sahih Al Imam Al Bukhari:
33.
Dari Abu Hurairah r.a. katanya Nabi saw.
bersabda : “Sesungguhnya agama (Islam) itu ringan. Barang siapa memperberat
berat, maka dia akan dikalahkan oleh agama. Oleh kerana itu kerjakanlah (agama
itu) menurut mestinya atau mendekati mestinya, dan gembiralah (kerana akan
beroleh pahala), serta beribadatlah (mohonlah pertolongan Allah) pada waktu
pagi, petang dan sebahagian malam.”
76.
Dari Abdullah bin Amr bin Ash r.a. katanya dia mendengar Rasulullah saw.
bersabda: “Allah tidak menarik kembali ilmu pengetahuan dengan jalan
mencabutnya dari hati sanubari manusia, tetapi dengan jalan mematikan orang
orang berpengetahuan (ulama). Apabila orang berpengetahuan telah punah, maka
masyarakat akan mengangkat orang orang bodoh menjadi pemimpin yang akan
dijadikan tempat bertanya. Orang orang bodoh ini akan berfatwa tanpa ilmu;
mereka itu sesat dan menyesatkan,”.
1382. Dari
Abu Hurairah r.a., katanya: Nabi s.a.w.
berdiri bersama kami, lalu beliau menyebut perkara korupsi. Beliau mengatakan
perkara itu besar dan amat besar. Beliau bersabda: “Saya nanti menemui seorang
kamu pada hari kiamat, di atas bahunya (kuduknya) ada kambing yang mengembek,
kuda yang meringkik,”. Orang itu berkata: “Ya Rasulullah! Tolonglah saya!”.
Saya menjawab: “Saya tidak dapat menolong engkau sedikitpun. Sesungguhnya saya
pernah menyampaikan kepada engkau.” Dan di atas bahunya unta yang melenguh,
orang itu berkata: “Ya Rasulullah, tolonglah saya!”. Saya menjawab: “Saya tidak
dapat menolong engkau sedikitpun. Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada
engkau.” Dan di atas bahunya emas dan perak (harta). Ia berkata: “Ya Rasulullah!
Tolonglah saya!”. Saya menjawab: “Saya tiada dapat menolong engkau sedikitpun.
Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada engkau.” Dan di atas bahunya
sepotong kain yang berkibar kibar. Dia berkata: “Ya Rasulullah! Tolonglah
saya!”. Saya menjawab: “Saya tiada dapat menolong engkau sedikitpun.
Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada engkau.”
1569. Dari
Abu Bakrah r.a. katanya: Ketika sampai khabar kepada Rasulullah saw. bahwa
penduduk parsi telah mengangkat anak perempuan Kisra menjadi Raja mereka, lalu
Beliau bersabda : “Tidaklah beruntung satu kaum yang mengangkat seorang
perempuan untuk urusan pemerintahan mereka,”.
1739. Dari
Ibnu ‘Abbas r.a. katanya: Saya dengar Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya
seorang anak Adam (manusia) mempunyai harta sepenuh dua lembah, tentulah ia
meminta agar diberi harta selembah lagi. Rongga batang tubuh anak Adam itu
hanya dapat dipenuhi (dipuaskan) dengan tanah. Setelah itu Tuhan memberi tobat
kepada siapa yang tobat.”
1746. Dari
Abu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah saw. bersabda: “Kalau amanah tidak lagi
dipegang teguh, maka tunggulah saat kehancuran.” Ia bertanya: “Bagaimana orang
tidak memegang teguh amanah itu, ya Rasullulah?” Beliau menjawab: “Kalau
sesuatu urusan telah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka tunggulah
saat kehancuran.”
1755. Dari
Imran r.a., dari Nabi saw. beliau bersabda: “Aku menengok ke dalam syurga, maka
ku lihat kebanyakkan isinya orang miskin. Dan aku menengok ke dalam neraka,
maka ku lihat kebanyakkan isinya kaum wanita.”
1868. Dari
Abdullah r.a.: Nabi saw. bersabda: “Mencaci orang islam itu suatu kejahatan dan
membunuhnya adalah kekafiran.”
1897. Dari
Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw. Beliau bersabda: “Sesungguhnya kamu sangat
mengharapkan Jabatan Pemerintahan, tetapi di hari kiamat hal itu menjadi
penyesalan. Amat baik perempuan yang menyusukan anaknya dan amat buruk
perempuan yang berhenti menyusukan,”
1898. Dari
Abu Musa r.a. katanya: Saya bersama dua orang kaum saya datang kepada Nabi saw.
: Yang seorang mengatakan: “Angkatlah kami untuk jabatan pemerintahan, ya Rasulullah!”
Dan yang seorang lagi mengucapkan perkataan serupa itu pula. Beliau menjawab:
“Sesungguhnya kami tidak mengangkat untuk itu orang yang memintanya dan tidak
pula orang yang sangat mengharapkannya.”
1899 Dari
Ma’qil r.a. katanya: Saya akan menceritakan kepada engkau hadis yang saya
dengar dari Rasulullah saw dan saya telah mendengar beliau bersabda: “
Seseorang yang telah ditugaskan Tuhan memerintahi rakyat, kalau dia tidak
memimpin rakyat itu dengan jujur, niscaya dia tiada akan memperoleh bau
syurga.”
1900 Dari
Ma’qil r.a. katanya: Saya akan menceritakan kepada engkau hadis yang saya
dengar dari Rasulullah saw dan beliau bersabda: “Seorang pembesar yang
memerintahi rakyat kaum Muslimin, apabila pembesar itu mati, sedang dia tidak
jujur terhadap rakyat, niscaya dia dilarang oleh Allah masuk syurga”.
1904. Dari
Abdur Rahman bin Abu Bakar r.a. katanya: Abu Bakrah menulis surat kepada
anaknya yang ketika itu sedang berada di Sijitsan: “Bahwa janganlah engkau
memutuskan perkara antara dua orang yang bersilisih, pada hal engkau sedang
marah, kerana sesungguhnya saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Janganlah
seorang hakim memutuskan perkara antara dua orang yang berselisih, pada hal dia
sedang marah”.
1927. Dari
Abu Hurairah r.a. katanya: Rasulullah saw. bersabda: “Tiga golongan, tidak
bercakap cakap Allah dengan mereka dan tidak akan menyucikan mereka di hari
kiamat dan mereka memperoleh siksaan yang pedih. 1. Orang yang mempunyai
kelebihan air dalam perjalanan tetapi dia tidak mau memberikannya kepada
musafir (yang memerlukan). 2. Orang yang berjanji setia kepada Imam (Kepala
Pemerintahan), tetapi dia berjanji setia itu hanya kerana hendak memperoleh
keuntungan dunia. Kalau dia diberi, dipenuhinya janjinya.
1964. Dari
Urwah r.a. katanya: Abdullah bin Umar naik haji bersama dengan kami dan kami
dengar dia berkata: “ Saya mendengar Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya Allah
tidak akan mengambil (menghilangkan) ilmu sekaligus sesudah diberikanNya, melainkan
mengambil itu dengan mengambil (mewafatkan) ahli ilmu bersama ilmunya. Maka
tinggallah orang orang bodoh. Mereka diminta fatwanya: lalu mereka berfatwa
menurut kemauan sendiri. Sebab itu, mereka menyesatkan dan sesat.
2018.
Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw. Beliau bersabda: “Allah berfirman: “Aku
telah menyediakan untuk hambaKu yang salih, apa yang belum pernah mata melihat,
belum pernah telinga mendengar dan belum pernah teringat dalam hati manusia.”
Terjemahan Hadis Sahih Al Imam Muslim:
114.
Dari Al Hasan r.a. katanya: Aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda : “Seorang
hamba yang dipercayakan Allah memimpin rakyatnya, tetapi dia menipu rakyat,
maka jika dia mati, Allah mengharamkan syurga baginya.”
No comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.