Pemimpin zalim & korup
Corrupt, Cruel Ruler
https://myislam.org/quran-transliteration/
Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.
2:41 Dan berimanlah kamu kepada (Kitab) yang Kuturunkan,
yang membenarkan (Kitab) yang ada serta kamu (Taurat) dan janganlah kamu orang
yang mula mula kafir dengan dia, dan janganlah kamu jual ayat ayatKu dengan
uang sedikit, dan takutlah kepadaKu.
2:42 Dan janganlah kamu campurkan kebenaran dengan yang
batil dan (jangan) kamu sembunyikan kebenaran itu, sedang kamu mengetahuinya.
3:73 Dan janganlah kamu percaya, melainkan kepada orang
yang mengikut agamamu. Katakanlah (ya Muhammad): Sesungguhnya petunjuk (yang
sebenarnya) ialah petunjuk Allah. (Dan lagi, janganlah kamu percaya), bahwa
seseorang diberi (Kitab) seperti yang diberikan kepadamu atau mereka
mengalahkan kamu di sisi Tuhanmu. (Kata ahli kitab) Katakanlah: Sesungguhnya
kurnia itu di tangan Allah, diberikanNya kepada siapa yang dikehendakiNya dan
Allah Lapang (kurniaNya), lagi Mahamengetahui.
4:105 Sesungguhnya telah Kami turunkan Kitab kepada engkau
dengan (membawa) kebenaran, supaya engkau menghukum antara manusia dengan apa
yang diperlihatkan Allah kepada engkau. Janganlah engkau pembela bagi orang
orang khianat.
4:107 Janganlah engkau
membela orang orang yang khianat kepada diri mereka sendiri; sesungguhnya Allah
tiada mengasihi orang pengkhianat lagi berdosa.
5:8 Wahai orang
orang yang beriman! Hendaklah kamu menegakkan kebenaran kerana Allah, menjadi
saksi yang adil. Dan janganlah kebencian kamu kepada suatu kaum (seseorang)
menjerumuskan kamu untuk tidak berlaku adil. Lakukanlah keadilan. Keadilan itu
lebih hampir kepada taqwa. Dan takutlah kepada Allah. Sesungguhnya Allah
Mahamengetahui apa yang kamu lakukan.
5:38 Orang pencuri laki laki dan pencuri perempuan,
hendaklah dipotong tangan keduanya , sebagai balasan pekerjaan keduanya dan
sebagai siksaan dari Allah, Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
5:43
Bagaimanakah mereka itu meminta hukum kepada engkau, sedang disisi mereka ada
Taurat, di dalamnya ada hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu.
Bukanlah mereka itu orang orang beriman.
5:44
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Taurat, di dalamnya ada petunjuk dan nur
(cahaya), sedang nabi nabi yang tunduk (kepada Allah) menghukum dengan Taurat
itu terhadap orang orang Yahudi dan (begitu pula) ulama dan ketua ketua agama
sebab mereka menghafal Kitab Allah dan mereka itu menjadi saksi atas demikian
itu. Sebab itu, janganlah kamu takut kepada manusia dan takutlah kepadaKu dan
janganlah kamu jual ayat ayatKu dengan wang yang sedikit. Barang siapa yang
tiada menghukum menurut yang diturunkan Allah, maka mereka itu orang orang
kafir.
5:45 Kami telah perlukan kepada mereka dalam Taurat, bahawa
sesungguhnya jiwa dibalas dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung,
telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka ada pula qisasnya. Barang
siapa bersedekah (memaafkan) qisas itu, maka demikian itu penutup bagi dosanya.
Barang siapa yang tiada menghukum menurut yang diturunkan Allah, maka mereka
itu orang orang aniaya.
5:47 Hendaklah ahli Injil menghukum menurut yang diturunkan
Allah dalam Injil itu. Barang siapa yang tiada menghukum menurut yang
diturunkan Allah, maka mereka itu orang orang fasik.
7:50 Orang orang
penghuni neraka menyeru orang orang penghuni syurga: Tumpahkanlah air untuk
kami, atau sebahagian rezeki yang di anugerahkan Allah kepadamu. Mereka itu
menjawab: Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya atas orang orang
kafir.
7:51 (Yaitu) Orang
orang yang
menjadikan agamanya sebagai permainan
dan pergurauan, sedang mereka telah terpedaya dengan kehidupan di dunia.
Maka pada hari ini Kami lupakan mereka, sebagaimana mereka telah melupakan
pertemuan hari ini dan kerana mereka menyangkal ayat ayat Kami.
7:86 Janganlah kamu duduk di jalan jalan, kamu pertakuti
(orang) dan kamu halangi orang beriman dari pada jalan Allah dan kamu cari
jalan yang bengkok. Ingatlah ketika kamu masih sedikit, kemudian kamu telah
menjadi banyak dan perhatikanlah bagaimana akibatnya orang orang yang berbuat
kebinasaan.
7:103 Kemudian
sesudah mereka, Kami utus Musa dengan
membawa keterangan keterangan kepada Firaun dan kaumnya, lalu mereka aniaya terhadapnya, maka perhatikanlah, bagaimana
akibatnya orang orang yang berbuat bencana itu.
8:1 Mereka itu menanyakan kepada engkau tentang harta
rampasan perang. Katakanlah : Harta rampasan perang itu untuk Allah dan Rasul.
Sebab itu takutlah kepada Allah dan perbaikilah urusan di antaramu dan ikutlah
Allah dan rasulNya, jika kamu orang beriman.
26:179 Sebab itu
takutlah kepada Allah dan turutlah aku.
26:180 Aku tidak
minta upah kepadamu atas usahaku, upahku tidak lain, hanya dari pada Tuhan
semesta alam.
26:181
Sempurnakanlah sukatan, dan janganlah
kamu kurangkan!
26:182
Timbanglah (suatu barang) dengan timbangan (neraca) yang betul.
26:183 Janganlah
kamu kurangkan hak manusia dan jangan pula berbuat bencana di muka bumi.
26:184 Takutlah kepada Yang menjadikan kamu dan
(menjadikan) makhluk makhluk dahulu kala.
27:4 Sesungguhnya orang2 yang tidak beriman kepada akhirat,
Kami hiaskan kepada mereka pekerjaannya (dipandangnya baik, meskipun sangat
buruknya), sedang mereka dalam keraguan.
27:5 Untuk mereka sejahat jahat siksa, dan mereka itu amat
merugi di akhirat,
30:29 Tetapi orang orang yang aniaya mengikut hawa nafsunya
tanpa ilmu pengetahuan. Maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah
disesatkan Allah? Tidak ada untuk mereka itu orang yang menolong.
38:26 Hai Daud, sesungguhnya
Kami menjadikan engkau Khalifah di muka bumi, maka hukumlah antara manusia
dengan keadilan, dan janganlah engkau turut hawa nafsu, nanti ia menyesatkan
engkau dari jalan (Agama) Allah. Sesungguhnya orang orang yang sesat dari jalan
Allah, untuk mereka itu siksa yang keras, kerana mereka lupa akan hari yang
berhisab.
49:6 Hai orang orang yang beriman, jika datang kepadamu
orang pasik (membawa berita), hendaklah kamu periksa kebenarannya, (kerana
takut), kalau kalau kamu mengenai suatu kaum tanpa pengetahuan, lalu kamu
menyesal atas perbuatanmu.
74:6 Janganlah engkau memberikan (sesuatu) kerana hendak
meminta lebih banyak (daripadanya).
https://myislam.org/quran-transliteration/
Maha Benar Allah yang Maha Agung
Apabila ada satu Pemimpin
(Khalifah) yang berjenis mengizinkan atau tidak kisah batu jemalanya
dilurutkan, oleh orang orang yang sibuk mengampunya, bertujuan mereka bagi
mendapat habuan dunia semata mata, maka berpalinglah kamu dari pemimpin yang
sedemikian kerana, dia mencintai dunia, dan dia melupakan akhirat.
Terjemahan Hadis Sahih Al Imam Al Bukhari
33. Dari Abu
Hurairah r.a. katanya Nabi saw. bersabda
: “Sesungguhnya agama (Islam) itu ringan. Barang siapa memperberat berat, maka
dia akan dikalahkan oleh agama. Oleh kerana itu kerjakanlah (agama itu) menurut
mestinya atau mendekati mestinya, dan gembiralah (kerana akan beroleh pahala),
serta beribadatlah (mohonlah pertolongan Allah) pada waktu pagi, petang dan
sebahagian malam.”
76. Dari Abdullah
bin Amr bin Ash r.a. katanya dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Allah
tidak menarik kembali ilmu pengetahuan dengan jalan mencabutnya dari hati
sanubari manusia, tetapi dengan jalan mematikan orang orang berpengetahuan
(ulama). Apabila orang berpengetahuan telah punah, maka masyarakat akan
mengangkat orang orang bodoh menjadi pemimpin yang akan dijadikan tempat
bertanya. Orang orang bodoh ini akan berfatwa tanpa ilmu; mereka itu sesat dan
menyesatkan,”.
1382. Dari Abu
Hurairah r.a., katanya: Nabi s.a.w.
berdiri bersama kami, lalu beliau menyebut perkara korupsi. Beliau mengatakan
perkara itu besar dan amat besar. Beliau bersabda: “Saya nanti menemui seorang
kamu pada hari kiamat, di atas bahunya (kuduknya) ada kambing yang mengembek,
kuda yang meringkik,”. Orang itu berkata: “Ya Rasulullah! Tolonglah saya!”.
Saya menjawab: “Saya tidak dapat menolong engkau sedikitpun. Sesungguhnya saya
pernah menyampaikan kepada engkau.” Dan di atas bahunya unta yang melenguh, orang
itu berkata: “Ya Rasulullah, tolonglah saya!”. Saya menjawab: “Saya tidak dapat
menolong engkau sedikitpun. Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada
engkau.” Dan di atas bahunya emas dan perak (harta). Ia berkata: “Ya Rasulullah!
Tolonglah saya!”. Saya menjawab: “Saya tiada dapat menolong engkau sedikitpun.
Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada engkau.” Dan di atas bahunya
sepotong kain yang berkibar kibar. Dia berkata: “Ya Rasulullah! Tolonglah
saya!”. Saya menjawab: “Saya tiada dapat menolong engkau sedikitpun.
Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada engkau.”
1569. Dari Abu Bakrah
r.a. katanya: Ketika sampai khabar kepada Rasulullah saw. bahwa penduduk parsi
telah mengangkat anak perempuan Kisra menjadi Raja mereka, lalu Beliau bersabda
: “Tidaklah beruntung satu kaum yang mengangkat seorang perempuan untuk urusan
pemerintahan mereka,”.
1739. Dari Ibnu ‘Abbas
r.a. katanya: Saya dengar Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya seorang anak
Adam (manusia) mempunyai harta sepenuh dua lembah, tentulah ia meminta agar diberi
harta selembah lagi. Rongga batang tubuh anak Adam itu hanya dapat dipenuhi
(dipuaskan) dengan tanah. Setelah itu Tuhan memberi tobat kepada siapa yang
tobat.”
1746. Dari Abu
Hurairah r.a., katanya: Rasulullah saw. bersabda: “Kalau amanah tidak lagi
dipegang teguh, maka tunggulah saat kehancuran.” Ia bertanya: “Bagaimana orang
tidak memegang teguh amanah itu, ya Rasullulah?” Beliau menjawab: “Kalau
sesuatu urusan telah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka tunggulah
saat kehancuran.”
1755. Dari Imran r.a.,
dari Nabi saw. beliau bersabda: “Aku menengok ke dalam syurga, maka ku lihat
kebanyakkan isinya orang miskin. Dan aku menengok ke dalam neraka, maka ku
lihat kebanyakkan isinya kaum wanita.”
1868. Dari Abdullah
r.a.: Nabi saw. bersabda: “Mencaci orang islam itu suatu kejahatan dan
membunuhnya adalah kekafiran.”
1897. Dari Abu
Hurairah r.a. dari Nabi saw. Beliau bersabda: “Sesungguhnya kamu sangat
mengharapkan Jabatan Pemerintahan, tetapi di hari kiamat hal itu menjadi
penyesalan. Amat baik perempuan yang menyusukan anaknya dan amat buruk
perempuan yang berhenti menyusukan,”
Simbolik perempuan menyusu anak digunakan disini di mana
ikut sains tempoh waktu terbaik menyusu
bayi adalah untuk selama 2 tahun maknanya perempuan itu sesuai berada di rumah
2 tahun untuk mengurus hal bayi kecilnya. Kewajipan mencari nafkah atau mencari
makan dan memberi tempat perlindungan adalah kewajipan pihak laki laki, bukan
pihak wanita. Dan perempuan adalah pihak yang sepatut lebih layaknya pihak yang
perlu dilindungi dan diberi nafkah. Juga sejak bilakah Nabi, Rasul dan Quran mengajar
kita Khalifah adalah paling baiknya dilantik dari kalangan Perempuan? Juga
walaupun Islam menyarankan Khalifah itu baik dipilih dari kalangan laki laki (diperlihatkan
melalui gerak kerja amalan nabi dan rasul) tetapi bukanlah dipilih dari laki
laki sembarangan – Ciri cirinya, laki laki itu sendiri adalah laki laki mulia
di sisi Tuhannya di mana perangai tingkah lakunya berhemah dan lembut, bertolak
ansur, bijaksana dalam membuat keputusan, amanah, jujur, telus, adil, memahami,
penyayang, pendengar yang baik, tidak ria, tidak ujub, tidak istidraj, merendah
diri dan zuhud, bersikap pemaaf, penyayang, pemurah, penyantun, suka menolong
orang /haiwan /alam, dan dia sendiri sebenarnya menolak iaitu dia tidak mau
duduk atau mengambil jawatan khalifah tersebut kerana dia sendiri takut pada tanggungjawab
yang berat yang sedia menanti beliau untuk dilaksanakan. Sanggupkah dia
melaksanakan segala tanggungjawab itu kerana khalifah itu sebenarnya bekerja
kerana Allah hanya untuk kebaikan manusia lain di bawah kuasa takluk
pemerintahannya seperti hadis 1897 dan Hadis 1898. Justeru laki laki itu adalah
dalam terpaksa menerima jawatan khalifah kerana fardhu kifayah dan jauh sekali
dari dia meronta ronta atau berlumba lumba atau berebut rebut mau mengejar,
memiliki jawatan khalifah itu.
1898. Dari Abu Musa
r.a. katanya: Saya bersama dua orang kaum saya datang kepada Nabi saw. : Yang
seorang mengatakan: “Angkatlah kami untuk jabatan pemerintahan, ya Rasulullah!”
Dan yang seorang lagi mengucapkan perkataan serupa itu pula. Beliau menjawab:
“Sesungguhnya kami tidak mengangkat untuk itu orang yang memintanya dan tidak
pula orang yang sangat mengharapkannya.”
Berdasarkan hadis sahih Bukhary no 1898 ini, maka jelaslah
khalifah dalam Islam wajib dilantik hanya selepas perbincangan dari ahli jemaah
mesyuarat yang berwibawa. Khalifah hanya boleh dilantik dari kalangan mereka
yang tidak mau jawatan khalifah itu diberikan kepada mereka kerana mereka takut
akan tanggunggjawab yang akan dipersoal Allah di akhirat kelak iaitu apabila
didatangkan illiyin dan sijjin dan apabila kulit dan anggota manusia dipandaikan
berkata kata oleh Allah. Dari amalan dan gerakkerja Rasulullah dan sahabat
pula, tiada khalifah dilantik dari kalangan wanita. Begitu juga dari kalangan
para Nabi bahwa tiada nabi dari kalangan perempuan kerana Allah telah
menciptakan manusia laki laki sebagai pelindung dan pembela kepada wanita.
Lelaki juga cenderung membuat keputusan berdasarkan akal fikiran dan tidak
menurut emosi atau hawa nafsu. Manakala wanita lebih banyak membuat keputusan
berdasarkan emosi marah dan nafsu tidak puashati terutama jika mereka masih berada
dalam tempoh pengaruh putaran tinggi rendahnya hormon estrogen progesterone
kerana datang bulan. Simbolik penciptaan Hawa adalah dari rusuk Nabi Adam yang
bengkok. Justeru daripada Hadis Sahih Bukhary 1898 ini jelaslah mereka yang
memburu jawatan dan memperbuat 1001 helah untuk berkuasa adalah sama sekali mereka
ini tidak layak untuk diambil menjadi khalifah. Golongan wanita pula adalah dari
golongan lebih beruntung kerana mereka tidak perlu menggalas tanggungjawab
penting sebagai khalifah dalam pentadbiran Islam.
Dalam Islam apabila untuk kes cerai, akan bercerai satu
pasangan hanya apabila dengan satu lafaz cerai saja oleh lelaki. Tetapi tidak
jatuh hukum cerai apabila ribuan kali lafaz cerai yang dikeluarkan dari mulut
wanita. Justeru dari sini kita telah nampak Allah dan rasulnya memang telah
memilih manusia laki laki untuk jadi khalifah atau jadi ketua atau pemimpin dan
juga untuk membuat keputusan. Bukan wanita. Tapi bukanlah maksudnya merendahkan
wanita kerana wanita adalah insan istimewa ciptaan dari yang Mahasuci.
Begitulah indahnya aturan dalam Islam. Malangnya, amat
dukacita apabila saja penjajah menyuruh orang Islam memisahkan agama dari
politik lalu, saranan penjajah ini diterima oleh kita tanpa kita melihat apa
kehendak dan perintah agama seperti yang diamalkan oleh para Nabi & Rasul sebelum
ini. Justeru, contoh terbaik dalam pelantikan dan pemilihan Khalifah di zaman
kita ini adalah seperti yang pernah diamalkan oleh Allahyarham Tuan Guru Nik
Aziz Nik Mat.
1899 Dari Ma’qil r.a.
katanya: Saya akan menceritakan kepada engkau hadis yang saya dengar dari
Rasulullah saw dan saya telah mendengar beliau bersabda: “ Seseorang yang telah
ditugaskan Tuhan memerintahi rakyat, kalau dia tidak memimpin rakyat itu dengan
jujur, niscaya dia tiada akan memperoleh bau syurga.”
1900 Dari Ma’qil
r.a. katanya: Saya akan menceritakan kepada engkau hadis yang saya dengar dari
Rasulullah saw dan beliau bersabda: “Seorang pembesar yang memerintahi rakyat
kaum Muslimin, apabila pembesar itu mati, sedang dia tidak jujur terhadap
rakyat, niscaya dia dilarang oleh Allah masuk syurga”.
1904. Dari Abdur Rahman
bin Abu Bakar r.a. katanya: Abu Bakrah menulis surat kepada anaknya yang ketika
itu sedang berada di Sijitsan: “Bahwa janganlah engkau memutuskan perkara
antara dua orang yang bersilisih, pada hal engkau sedang marah, kerana
sesungguhnya saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Janganlah seorang hakim
memutuskan perkara antara dua orang yang berselisih, pada hal dia sedang marah”.
1927. Dari Abu
Hurairah r.a. katanya: Rasulullah saw. bersabda: “Tiga golongan, tidak bercakap
cakap Allah dengan mereka dan tidak akan menyucikan mereka di hari kiamat dan
mereka memperoleh siksaan yang pedih. 1. Orang yang mempunyai kelebihan air
dalam perjalanan tetapi dia tidak mau memberikannya kepada musafir (yang
memerlukan). 2. Orang yang berjanji setia kepada Imam (Kepala Pemerintahan),
tetapi dia berjanji setia itu hanya kerana hendak memperoleh keuntungan dunia.
Kalau dia diberi, dipenuhinya janjinya. Tetapi kalau tidak diberi, janji itu
tidak dipenuhinya. 3. Orang yang jual beli suatu barang sesudah ‘Asar, lalu
orang yang membeli itu bersumpah dengan nama Allah, bahwa telah dibayarnya
sekian , lalu dibenarkan oleh orang menjual. Maka diberikannya barang itu, pada
hal yang sebenarnya belum dibayar.”
1964. Dari Urwah r.a.
katanya: Abdullah bin Umar naik haji bersama dengan kami dan kami dengar dia
berkata: “ Saya mendengar Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya Allah tidak akan
mengambil (menghilangkan) ilmu sekaligus sesudah diberikanNya, melainkan
mengambil itu dengan mengambil (mewafatkan) ahli ilmu bersama ilmunya. Maka
tinggallah orang orang bodoh. Mereka diminta fatwanya: lalu mereka berfatwa
menurut kemauan sendiri. Sebab itu, mereka menyesatkan dan sesat.
2018. Dari Abu
Hurairah r.a. dari Nabi saw. Beliau bersabda: “Allah berfirman: “Aku telah
menyediakan untuk hambaKu yang salih, apa yang belum pernah mata melihat, belum
pernah telinga mendengar dan belum pernah teringat dalam hati manusia.”
Terjemahan Hadis Sahih Al Imam Muslim
114. Dari Al Hasan
r.a. katanya: Aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda : “Seorang hamba yang
dipercayakan Allah memimpin rakyatnya, tetapi dia menipu rakyat, maka jika dia
mati, Allah mengharamkan syurga baginya.”
Khalifah yg zalim
1.
Tidak
memberi peluang kepada orang orang berilmu menyuarakan pendapat bagi
maksud melakukan perubahan yang baik
dalam sesuatu komuniti.
2.
Apabila
urusan rumit dan terperinci diberikan sewenang wenangnya kepada mereka yang
bukan ahlinya (pakarnya).
3.
Apabila
si pembohong dan si pendusta, si tukang kipas diangkat menjadi khalifah dan si
benar dan si lurus di cela dicantas dan dihina, dilucutkan dari jawatannya.
4.
Maka
tunggulah olehmu kemurkaan Allah dan balasan yang akan tiba.