Total Pageviews

Friday, 2 November 2018

P Ramlee Menyindir





Sindiran sinis filem 3 Abdul 





3:104 Hendaklah ada di antara kamu umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh dengan maaruf (yang baik baik) dan melarang dari yang mungkar; dan mereka itulah yang menang.

.
.

adas manis

















Perkongsian Herba MAHA



Bulan ini saya hadir ke MAHA MAEPS Serdang. 

Justeru dikongsikan sedikit mengenai tumbuhan herba berkhasiat untuk kesihatan untuk manfaat bersama. 

Terima kasih MARDI

laluan Trem MAHA 2018







Mulut berbau mudah dapat Sakit Jantung








KOMPAS.com - Selama bertahun-tahun dokter sudah menduga hubungan antara kesehatan mulut dan jantung.
Saat ini sudah ada bukti bahwa  hubungan antara kesehatan mulut dan seluruh tubuh itu lebih besar dari yang sudah diketahui.
Studi terbaru menemukan mereka yang punya masalah gusi berisiko lebih besar menderita penyakit kronis seperti penyakit jantung atau diabetes.
Meskipun para dokter sudah membuktikan hubungan antara kesehatan tubuh dan kebersihan gigi, masih ada pertanyaan bagaimana kebersihan mulut mempengaruhi kesehatan seluruh tubuh dan mengapa kebiasaan sehat paling dasar yaitu menggosok gigi dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita.

1. Mulut adalah medan pertempuran awal melawan penyakit Setiap hari kita menjalani rutinitas menjaga kebersihan mulut agar bersih dari kuman. Menggosok gigi mencegah penimpunan yang dapat menyebabkan infeksi gusi. Jika kita abai dengan kebiasaan sehat itu dan terjadi infeksi, sistem kekebalan tubuh memerangi infeksi itu menyebabkan gusi menjadi radang yang bisa terus berlanjut, kecuali kita dapat membuat infeksi itu terkontrol. Kejadian satu infeksi ini membuat kita jadi lebih rentan untuk sakit. Peradangan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan gusi dan struktur tulang serta menyebabkan masalah di seluruh tubuh. Faktanya, ada bukti yang terus bertambah bahwa inflamasi berperan dalam setiap masalah kesehatan yang kita hadapi.

2. Penyakit jantung dan diabetes Ada hubungan kuat antara penyakit jantung dan kesehatan mulut. Sebagian, hal ini karena keduanya berbagi faktor risiko seperti kebiasaan makan tak sehat, kelebihan berat badan dan merokok. Namun, ada juga spekulasi bahwa penyakit gusi sebenarnya meningkatkan risiko terkena penyakit jantung karena menciptakan inflamasi di pembuluh darah. Sebagai tambahan, terdapat pengaruhnya terhadap kemampuan darah mengalir ke seluruh tubuh, ada pula peningkatan kemungkinan plak lemak yang menempel di pembuluh darah pecah dan bergerak ke otak lalu memicu serangan stroke atau serangan jantung. Selain penyakit jantung, ada pula bukti bahwa penyakit gusi berhubungan dengan diabetes. Diabetes menyebabkan ketidaknormalan di pembuluh darah juga menimbulkan kimiawi inflamasi kadar tinggi seperti interleukin yang secara bermakna meningkatkan risiko penyakit gusi. Kadar trigliserida tinggi yang lazim dialami penderita diabetes tipe 2 pun mempengaruhi kesehatan mulut. Kadar gula tinggi pun berhubungan dengan penyakit periodontal parah pada orang tanpa diabetes, menurut sebuah studi dari tahun 2000. Hubungan antara kesehatan gusi dan diabetes terjadi di dua sisi. Memiliki kadar gula tinggi membuat kita rentan terkena diabetes karena menciptakan lingkungan ideal untuk terkena infeksi.  Berat badan pun berperan dalam kesehatan jantung. Punya atau tidak penyakit jantung, dua studi terkini berhasil membuktikan kesehatan gusi dan obesitas. Menurut peneliti, periodontitis cenderung cepat menjadi parah pada orang dengan kadar lemak tubuh lebih tinggi.

3. Kesehatan tulang Kesehatan tulang kita pun berhubungan dengan kesehatan gigi. Penyakit gusi dan osteoporosis dapat menyebabkan kehilangan massa tulang, menurut sebuah riset baru dari National Institute of Health Osteoporosis and related Bone Diseases National Resource Center.

Peneliti pun melihat hubungan antara inflamasi dan kesehatan tulang. Ada pula studi-studi medis yang meneliti hubungan antara kesehatan mulut dan rheumatoid arthritis serta kesehatan paru-paru. Jadi apa arti semua ini? Menurut para dokter yang sudah meneliti hubungan antara kesehatan mulut dan kesehatan seluruh tubuh, ini berarti kita perlu menyediakan waktu dan energi untuk merawat semua bagian tubuh kita. Menggosok gigi dan rutin ke dokter gigi itu sama pentingnya dengan olahraga dan menerapkan pola makan sehat.







..

Mulut Busuk berisiko sakit jantung



Bau mulut busuk boleh memudaratkan anda!!




JAKARTA, KOMPAS.com - Mulut merupakan bagian tubuh yang memegang peranan penting dalam kelangsungan hidup kita. Dengan mulut kita makan, minum, berbicara, berekspresi bahkan bernafas. Namun bila tidak bersih, mulut akan menimbulkan bau yang tidak sedap dan mengganggu lawan bicara Anda.

Mengapa mulut bisa berbau dan bagaimana mengatasinya?

Selain sebagai pintu masuk makanan dan nutrisi dalam tubuh, mulut juga bisa menjadi tempat bersarangnya kuman dan bakteri. Kuman dan bakteri yang tidak dibersihkan akan membentuk plak. Plak merupakan lapisan tipis dan lengket dan tidak beraturan pada gigi. Plak terbentuk dari kuman yang berasal dari air liur dan sisa makanan.

Ketika kita tidak membersihkan gigi secara rutin, maka plak akan tumbuh dan terus menyebar di sepanjang gigi.

Plak akan menghasilkan asam yang merusak gigi dan lama kelamaan menyebabkan permasalahan seperti bau mulut, radang gusi, dan gigi berlubang.

Selain karena timbunan plak, bau mulut juga disebabkan oleh kelainan pada kelenjar liur, diabetes, konsumsi obat-obatan atau makanan tertentu, dan kebiasaan merokok.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami bau mulut.


Mengapa orang-orang tidak dapat mencium bau mulutnya sendiri?

Hal itu disebabkan karena setiap orang sudah beradaptasi dengan bau mulutnya sehingga tidak menyadari hal tersebut." Kata Sri Hastuti Kumaladewi, Head of Marketing Listerine dalam kampanye "Pentingnya Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi" di gedung K-Link Tower, Jakarta, Selasa (29/08/17)

Sebenarnya mudah saja untuk mengetahui apakah mulut kita mengeluarkan bau tidak sedap.


Coba jilat pergelangan tangan pada nadi Anda, biarkan beberapa saat sampai mengering, dan cium baunya.

Seperti itulah bau mulut Anda.

Sedangkan radang gusi memiliki ciri-ciri gusi membengkak, warna gusi berubah warna menjadi merah tua, dan rentan mengeluarkan darah saat menyikat gigi.

Radang gusi yang tidak segera diatasi akan menyebabkan gigi berlubang. Gigi yang sudah berlubang harus segera ditambal. Jika tidak, maka lubang akan semakin besar dan akhirnya menular pada gigi sebelahnya. Akhirnya, seluruh gigi akan ikut mengalami kerusakan.

Faktanya, ketiga permasalahan tersebut dapat meluas dan berakibat pada anggota tubuh lainnya.

Kuman yang bersarang pada mulut akan ikut masuk ke aliran darah dan menyebabkan kerusakan pada hati.

Bakteri pada mulut yang terhirup juga dapat mengganggu fungsi paru-paru.

Dan bagi ibu hamil, kuman dalam aliran darah yang masuk ke janin membuat ibu lebih berisiko keguguran atau bayi lahir prematur.

Untuk menghindari berbagai gangguan mulut, maka yang wajib dilakukan adalah menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan memberus gigi setiap kali selepas makan, membersihkan gigi dengan menggunakan dental floss yang baik setiap kali selepas makan, dan berkumur dengan air garam pekat.






.

Bahaya jangkitan saluran pernafasan


Bahaya jangkitan saluran pernafasan






KUALA LUMPUR: Mereka yang menyedut udara tercemar berisiko menghidap pelbagai penyakit disebabkan jangkitan pada saluran pernafasan hingga ada yang boleh membawa maut.
Saluran pernafasan terbahagi kepada dua bahagian, iaitu bahagian atas yang meliputi hidung, telinga dan kerongkong, manakala bahagian bawah adalah trakea, bronkus, alveoli dan paru-paru.
Jangkitan saluran pernafasan adalah disebabkan virus atau bakteria yang menyerang manusia dewasa serta kanak-kanak.
Pertubuhan Kesihatan Sedunia (WHO) pernah melaporkan, sejumlah empat juta kematian dicatatkan setahun akibat penyakit pernafasan akut yang kian meningkat, khususnya dalam kalangan kanak-kanak dan warga tua.
Penyakit Pernafasan Kronik (CRD) pula membabitkan paru-paru termasuk asma dan alahan pernafasan, penyakit pulmonari kronik (COPD), penyakit paru-paru, sindrom apnea dan hipertensi pulmonari.
Perokok aktif atau pasif, mereka yang terdedah kepada pencemaran udara di dalam luar rumah atau pernah menghidap jangkitan pernafasan sewaktu kecil selain terdedah di kawasan berhabuk, berdebu serta pencemaran kimia, berisiko dihadapi CRD.
Ia juga boleh menyebabkan kematian dan hilang upaya, tapi boleh diatasi dengan rawatan berkesan.
INFO: Sistem pernafasan manusia
  • Saluran pernafasan: tempat udara dilembabkan dan deria bau berfungsi
  • Hidung: sebahagian organ dalam sistem pernafasan sebagai saluran untuk keluar masuk gas oksigen, karbon dioksida.
  • Farinks: laluan udara dan makanan berbentuk saluran corong, bermula dari dalam hidung dan memanjang ke arah leher. Panjang kira-kira 13 sentimeter.
  • Larinks: kotak suara, terletak di bawah farinks
  • Trakea: saluran udara bersambung dengan bronchi
  • Tiub bronkus: tisu epitilium mengandungi unjuran rambut halus di atas permukaannya, menghalang zarah kecil seperti habuk, debu memasuki paru-paru.
  • Bronkiol: cabang bronkus, sebar udara ke alveoli
  • Alveolus: kantung udara menempatkan kawasan pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida, dikelilingi kapilari darah yang bebaskan karbon dioksida ke dalam alveolus dan dihembus keluar.
  • Alveolus dan bronkiol membentuk paru-paru. Udara bergerak keluar masuk dari paru-paru oleh pergerakan sangkar kerangka dan diafragma, mengembangkan paru-paru untuk menarik udara masuk, mengempiskan paru-paru untuk menolak udara keluar.
Fungsi sistem pernafasan:
  • Oksigen dalam udara diangkut dari paru-paru, hantar ke dalam darah.
  • Karbon dioksida diangkut dari darah ke paru-paru dari arah bertentangan.
  • Paru-paru kanan lebih besar dari paru-paru kiri
  • Bulu dalam rongga hidung tapis, panaskan udara disedut.
Punca, simptom penyakit berkaitan sistem pernafasan:
  • Karbon monoksida dari asap kenderaan, sulfur dioksida dari asap kilang
  • Asap rokok, toksin, jerebu
  • Tanda jangkitan seperti demam, hidung berair dan tersumbat, bersin, batuk, berkahak, sakit tekak, sakit telinga, sakit otot
  • Gejala jangkitan kronik seperti pernafasan cepat dan berbunyi nyaring, rusuk dada tenggelam, sesak nafas, kurang tidur bagi bayi dan kanak-kanak
  • Gejala lain ialah hilang deria bau dan rasa, tekanan ke atas telinga, pedih mata, demam, sakit dada, berat badan menurun, batuk berdarah.
  • Jangkitan saluran pernafasan merebak melalui sentuhan, batuk, bersin.
Antara penyakit berkaitan sistem pernafasan:
  • Asma atau lelah, immunologi disebabkan sukar bernafas
  • Penyakit paru-paru kronik (COPD)
  • Bronkitis, bronkitis akut
  • Emfisema
  • Kanser paru-paru
  • Pneumonia atau radang paru-paru
  • Batuk kering
  • Influenza atau selesema
  • Faringitis atau radang tekak.
Langkah cegah jangkitan saluran pernafasan:
  • Jaga kebersihan dan kesihatan diri, alam sekitar, berhenti merokok
  • Cuci tangan, pakai sarung tangan, guna topeng penapis pernafasan
  • Kurangkan hubungan untuk elak penyebaran terutama kepada kanak-kanak
  • Tidak pinjamkan tuala digunakan kepada orang lain
  • Beri imunisasi kepada anak, amal pemakanan sihat
  • Elak suasana sesak dan pencemaran dalam rumah, tempat awam.
Fakta nombor: Sistem pernafasan manusia
  • 12 hingga 15 kali seminit hembusan nafas manusia normal
  • 40 kali seminit hembusan nafas bayi ketika berjaga, 20 kali seminit ketika tidur
  • 1,600km panjang jaringan kapilari dalam paru-paru jika disambungkan
  • 0.5 liter air dalam badan manusia hilang setiap hari kerana bernafas.





.